Thursday, 24 April 2014
   
Text Size

Kristen Rajawali

KRISTEN RAJAWALI

Yesaya 40 : 28 – 31, Ulangan 32 : 11 – 12a

Ayub 39 : 30 – 32, Mazmur 103 : 5

 

Pdp. F. Heryanto, SE, MA

 

Dalam Yesaya 40 : 28 – 31 :

Rajawali“Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.  Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,

tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.”

 

Ayat ini menulis bahwa Allah tidak pernah menjadi lelah dan lesu tetapi Tuhan menambah semangat dan kekuatan kepada yang lelah dan tiada yang berdaya. Orang-orang muda yang dianggap sebagai pilar kekuatan suatu bangsa pun tetap menjadi lelah dan lesu dan para teruna jatuh tersandung. Syukur bagi Tuhan karena Dia tidak pernah menjadi lelah dan lesu.

Ayat 31 : “tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Hal ini menegaskan bahwa orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan seperti burung rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; sehingga mereka akan berlari dan tidak menjadi lesu; mereka akan berjalan dan tidak menjadi lelah. Suatu gambaran yang Tuhan nyatakan bagi semua orang percaya untuk menjadi Kristen Rajawali. Allah mengambil gambaran burung rajawali sebagai suatu pengajaran bagi kita semua anak-anakNya agar mampu menjadi pemenang-pemenang di akhir zaman ini. Allah menghendaki setiap anak-anak Tuhan menjadi Kristen Rajawali.

Ada beberapa hal mengenai kehidupan burung rajawali yang Tuhan mau ajarkan kepada kita :

1. Dalam Kitab Ulangan 32 : 11 – 12a mencatat bahwa seperti burung rajawali membangun sarangnya di atas duri-duri dan berada di tempat yang tinggi. Saat anak-anak burung rajawali menjadi dewasa maka induk rajawali akan memaksa anaknya untuk terbang keluar dari sarangnya dengan menggoyang-goyangkan sarangnya. Sarang yang tadinya nyaman berubah dipenuhi duri-duri sehingga anak burung rajawali meloncat keluar dari sarangnya dari hal ini akan mendorong ia belajar terbang. Tuhan mau kita keluar dan tidak tinggal dalam tempat yang nyaman karena kalau tidak Tuhan akan menggoyangkan kenyamanan kita sehingga kita dipaksa terbang.

 

2. Dalam kitab Ayub 39 : 30 – 32 Rajawali memiliki kemampuan terbang yang luar biasa dan sangat tinggi. Kitab Obaja 1 : 4 menyatakan bahwa sarangnya diantara bintang-bintang. Menurut penelitian burung rajawali memiliki selaput mata yang memampukan dirinya terbang lebih tinggi daripada burung-burung yang lain. Gagak adalah musuh dari rajawali yang biasa mencuri mangsa tangkapannya tetapi rajawali yang terbang semakin tinggi akan membuat gagak sulit mengikutinya. Karena gagak tidak punya selaput seperi rajawali. Gambaran yang menjelaskan bahwa kita jangan menjadi Kristen gagak yang suka mengkritik tetapi jadilah Kristen yang rajawali yang terus naik terbang ke atas bersama Kristus tanpa ada yang menghalangi kita hidup dekat dengan Tuhan.

3. Rajawali adalah burung yang terbang pada waktu siang hari bukan burung hantu yang terbang pada waktu malam hari. Gambaran Kristen rajawali adalah Anak-anak Tuhan  yang selalu melakukan perbuatan yang kudus bukan melakukan perbuatan yang berdosa. Mau tinggal di tempat terang bukan di dalam kegelapan dosa.

 

4. Mata Rajawali mampu melihat mangsanya jauh ke depan melebihi kemampuan burung lain. Pandangan seorang Kristen Rajawali tidak akan tertutup masalah saat ia menghadapi masalah tetapi ia akan terus memandang janji Tuhan yang lebih besar daripada masalah yang dihadapinya.

 

5. Rajawali selalu membersihkan sayapnya di bawah pancuran air terjun. Rajawali dengan rela membentangkan sayapnya dibawah pancuran air terjun biarpun hal tersebut menyakitkan baginya. Tetapi dengan sayap yang bersih maka ia dapat terbang lebih tinggi dan lebih ringan. Gambaran bahwa kita harus rela dibersihkan oleh Tuhan dari segala dosa-dosa kita sehingga kita dapat terbang lebih tinggi dan lebih ringan. Kita harus mau terbuka supaya kita dapat dipulihkan. “KETERBUKAAN ADALAH AWAL DARI PEMULIHAN.”

 

6. Rajawali selalu mengasah paruhnya saat dirasa bahwa paruhnya tidak runcing lagi. Ia mengasah pada batu karang hingga menjadi tajam dan sanggup membunuh musuhnya dengan cepat. Kristen rajawali akan selalu mengasah hati, pikiran dan perkataannya dengan Firman Tuhan dan bukan pada yang lain sekalipun itu pengajaran yang baik sekalipun. Hanya Alkitab harus menjadi landasan iman percaya kita bukan Alkitab plus dan sebagainya. Semakin hati, pikiran dan perkataan kita melekat pada Firman Tuhan maka iblis pun dapat kita kalahkan dengan mudah lewat satu perkataan saja seperti saat Tuhan Yesus dicobai dipadang gurun.

 

7. Amsal 30 : 19 menulis bahwa jalan rajawali di udara atau di atas. Surat Kolose 3 : 2 mengatakan pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi yang berarti pikiran dalam menghadapi apapun dalam kehidupan kita maka pakailah pikiran Tuhan sehingga kita mampu mengatasinya dengan baik. Tidak mudah memang untuk melakukannya namun bukan tidak mungkin karena yang tidak mungkin dapat menjadi mungkin bagi Tuhan Yesus.

 

8. Kitab Hosea 8 : 1 mencatat bahwa daya serang rajawali sangat luar biasa sehingga kalau kita sebagai Rumah Tuhan secara rohani telah meninggalkan perjanjian dengan Tuhan dan mendurhakai pengajaran yang benar dan sehat dari Firman Tuhan maka akan datang serangan ke dalam hidup kita seperti serangan burung rajawali. Tuhan mau kita tetap setia mengikut Tuhan dan tetap ada di jalan Tuhan serta taat kepadaNya. Tuhan menghendaki ketaatan penuh bukan separuh taat, separuh tidak taat. Jadilah Kristen Rajawali yang taat bersaat teduh, berdoa, memuji Tuhan, bersyukur dan beribadah.

 

Tuhan menghendaki setiap anak-anak Tuhan menjadi Kristen-Kristen Rajawali yang kuat dan perkasa sehingga mampu menghadapi segala masalah dan persoalan dengan berani. Jangan jadi Kristen gagak atau Kristen burung hantu yang suka megkritik, gosip atau menyukai kehidupan yang penuh dosa. Jadikan hidup kita menjadi Kristen-Kristen Rajawali yang kuat dan tangguh.

 

Tuhan hanya akan memakai orang-orang yang siap menjadi Kristen Rajawali dalam hidup mereka karena itu putuskanlah sekarang dimana Anda berada !

Visi 2014

GBI Gajah Mada Semarang

Gereja yang Lebih Antusias, Lebih Disiplin dan Lebih Produktif

List Download

Live Konseling

Live Konseling

LiveZilla Live Help

Jam kerja :
Selasa - Sabtu,
jam 09.00 - 15.00

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini44
mod_vvisit_counterKemarin355
mod_vvisit_counterMinggu ini1624
mod_vvisit_counterAkhir Minggu2314
mod_vvisit_counterBulan ini8264
mod_vvisit_counterAkhir Bulan46870
mod_vvisit_counterTotal505301

Pengunjung kami:
4 guests online
IP Anda: 54.82.229.76
 , 
Hari ini: 25 Apr 2014

Change Language

Radio Streaming BeFM

User Login